Tadabbur Quran sejak Kecil: Refleksi 4 Tahun Program Wakaf Quran

Alhamdulillah, terimakasih kakak-kakak muhsinin semua.

Sejak dimulainya program ini, wakaf quran dengan terjemah dan juga target penerima adalah TPA dan adik-adik yang masih kecil, kami menerima rasa skeptis dan pesimis karena hal ini seperti tidak wajar.

Kesan dari wakaf Al-Quran pada umumnya adalah Al-Quran dengan lembaran kertas coklat yang hanya ada bahasa arab. Dan kami termasuk perintis untuk memulai wakaf Al-Quran terjemah dengan kertas standar eksklusif, dan baiknya pula wakaf Al-Quran ini ditargetkan kepada pembacanya untuk menjadi Al-Quran personal.

Dengan program wakaf Quran ini, adik-adik kita bisa memiliki Al-Quran sendiri sejak di TPA, dan yang membuat bersemangat juga adik-adik ini sudah membaca sedikit-sedikit terjemah Al-Quran dari Al-Quran yang diberikan.

Walaupun di kampung, adik-adik kami ini tetap bersemangat, kalau sebelumnya waktu mengaji hanya berbekal Al-Quran buram yang lama ada du Musholla bahkan terkadang harus bergilir-gilir, alhamdulillah saat ini Al_Quran bisa dibawa pulang ke dalam tas mereka.

Dulu adik-adik kami pernah bingung, jika mau tahu tentang cerita nabi banyak, harus banyak beli buku ya kak, tapi alhamdulillah kami baru tahu ternyata semua cerita dan kisah itu ada di dalam Al-Quran. Begitu kesan adik-adik kita.

Alhamdulillah progress distribusi Al-Quran sedang berjalan, dalam rentang waktu yang masih muda lagi program ini telah mendistribusikan +3000pcs Al-Quran kepada adik-adik kita, semoga Allah berikan hidayah kepada mereka.

Saat ini kami sedang mempersiapkan data siswa-siswa baru yang baru masuk TPA dan juga pesantren. Dana tahun 2020 ini yang sudah dialokasikan untuk distribusi Al-Quran adalah sebanyak 360 buah Al-Quran untuk TPA-TPA, insyaallah masih terbuka untuk 640 Al-Quran lagi sampai awal tahun ajaran baru.

Kami bersyukur, di tengah-tengah aktivitas ini alhamdulillah banyak muncul sukarelawan yang shalih yang bersedia membantu mendistribusikan, yang bahkan jarak dari kota terdekat tempat kami adalah sekitar 2-4 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua.

Sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan ini, hanya Allah yang mencukupkan apa-apa yang kurang. Jazakallah khairan.



Leave a Reply

%d bloggers like this: